PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya berkomitmen penuh dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendukung penguatan integritas sejak dini. Hal ini ditegaskan saat Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mewakili Wali Kota, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual dari Ruang Command Center Kantor Wali Kota Palangka Raya, Senin (11/5/2026).

Dalam kegiatan strategis tersebut, Achmad Zaini didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, beserta sejumlah jajaran pejabat di lingkungan Pemko Palangka Raya.

Rakor ini berfokus pada pemaparan sejumlah strategi krusial, di antaranya langkah pengendalian inflasi daerah, stabilisasi harga bahan pokok, penguatan ketahanan pangan, hingga pentingnya sinergi lintas sektor demi menjaga pertumbuhan ekonomi daerah agar tetap stabil.

Peluncuran Panduan Pendidikan Antikorupsi
Selain membahas isu ekonomi, rakor yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Dr. Akhmad Wiyagus, ini juga dirangkaikan dengan agenda penting lainnya, yakni Peluncuran Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi. Program ini ditujukan untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, hingga Pendidikan Menengah.

Dalam sambutannya, Wamendagri menyampaikan bahwa peluncuran bahan ajar ini merupakan tindak lanjut nyata dari komitmen bersama yang telah ditandatangani pada April 2025 lalu oleh pimpinan KPK RI, Menko PMK, Mendikdasmen, Mendiktisaintek, Menteri Agama, Mendagri, dan Menteri PPN.

“Langkah ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam mengimplementasikan visi Astacita yang ke-7, khususnya dalam memperkuat reformasi hukum dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan korupsi secara sistemik,” ujar Akhmad Wiyagus.

Lebih lanjut, Wamendagri menekankan bahwa pendidikan antikorupsi merupakan strategi utama untuk menciptakan kekebalan komunal terhadap perilaku koruptif. Melalui program ini, nilai-nilai luhur seperti kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin diharapkan dapat tertanam kuat di dalam diri generasi muda sejak usia dini.