PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Langkah ini ditegaskan dalam rapat Exit Meeting Pendampingan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat PK I, Senin (4/5/2026).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Palangka Raya yang dalam hal ini diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, S.P., M.Si. Turut hadir mendampingi, Asisten I beserta jajaran Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya.

Dalam sambutannya, Plh Sekda Samsul Rizal menyampaikan bahwa implementasi SAKIP bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen krusial dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Melalui pendampingan ini, kami berharap seluruh perangkat daerah dapat memperkuat pemahaman mengenai pentingnya orientasi kerja yang berbasis pada hasil (result-oriented government),” ujar Samsul Rizal.

Ia juga menambahkan bahwa Exit Meeting ini menjadi momentum penting sebagai bagian dari evaluasi akhir terhadap seluruh proses pendampingan SAKIP yang telah berjalan. Pertemuan ini secara khusus membedah hasil capaian kinerja, tindak lanjut atas rekomendasi tim pendamping, serta merumuskan langkah-langkah strategis ke depan.

Di akhir arahannya, Samsul Rizal menekankan kepada seluruh jajaran di lingkungan Sekretariat Daerah untuk bergerak cepat merespons dan menindaklanjuti setiap masukan serta rekomendasi yang diberikan. Hal ini dinilai vital guna mendongkrak nilai evaluasi SAKIP Kota Palangka Raya di masa mendatang.

Melalui integrasi perencanaan, pengukuran, pelaporan, dan evaluasi kinerja yang solid, Pemkot Palangka Raya optimistis mampu menyajikan pelayanan publik yang prima sekaligus mempertajam efektivitas penggunaan anggaran daerah.