PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya terus berkomitmen menekan angka pengangguran melalui penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Langkah strategis ini dipaparkan langsung oleh Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, dalam kegiatan Presentasi Kepala Daerah yang digelar oleh BSKDN Kemendagri secara daring, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah, khususnya pada dimensi penurunan tingkat pengangguran.

Dalam paparannya, Fairid menjelaskan bahwa Pemkot Palangka Raya berfokus pada tiga pilar utama untuk menciptakan tenaga kerja yang siap pakai. Tiga pilar tersebut meliputi pelaksanaan pelatihan kerja berbasis kompetensi, optimalisasi fungsi Balai Latihan Kerja (BLK), serta peningkatan kualitas soft skill para pencari kerja.

“Kami juga memperkuat kolaborasi lintas sektor, baik dengan dunia usaha maupun lembaga pendidikan. Ini penting dilakukan guna menciptakan keselarasan (link and match) antara kebutuhan pasar kerja dengan kompetensi yang dimiliki pencari kerja,” ujar Fairid.

Pemaparan komprehensif tersebut mendapat respons positif dan perhatian serius dari tim penguji. Adapun tim penguji tersebut terdiri dari perwakilan pemerintah pusat, pakar ketenagakerjaan, hingga perwakilan media nasional.

Melalui forum ini, Pemkot Palangka Raya berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat semakin solid. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang kerja sekaligus mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam kegiatan daring tersebut, di antaranya Wakil Wali Kota Palangka Raya, Sekda Kota Palangka Raya, Kepala Disnaker Kota Palangka Raya, serta Kepala BPS Kota Palangka Raya.